Sunday, March 3, 2019

Startup Ini Membidik 1,2 Juta Pencari Kerja.

Ilustrasi pekerja


JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaku usaha rintisan atau startup yang menyajikan layanan lowongan pekerjaan berbasis online kian menjamur. Pemainnya tidak cuma dari dalam negeri saja, tapi juga dari luar negeri. Salah satunya adalah Kalibrr, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat. Perusahaan ini sudah beroperasi di pasar lokal sejak Agustus 2016. Selain Indonesia, di periode yang sama, aplikasi tersebut juga sudah menjalankan bisnis di Filipina. Dan dua bulan lagi, tepatnya April nanti, segera meluncur di Vietnam. Ekspansi tersebut setelah Kalibrr resmi mendapatkan injeksi modal sekitar 4 juta dollar AS dari sejumlah investor teknologi, seperti Patamar Capital, Wavemaker Partners, Omidyar Network, Kickstart Ventures dan Y Combinator. Target bisnis Kalibrr tahun ini adalah bisa menjaring hingga 1,2 juta pencari kerja, naik dua kali lipat dari tahun sebelumnya.
Permata Indwita Setia Putri, Country Strategy & Program Management Head of Kalibrr mengklaim, aplikasi yang ditampilkan di pasar lokal ini, mempunyai nilai lebih ketimbang aplikasi sejenis. Sebab, Kalibrr menerapkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intellegent (AI). Berkat teknologi tersebut, para pencari kerja, tentu setelah mengisi data diri dan preferensi pekerjaan serta jabatan yang diinginkan, bakal diingatkan kembali oleh Kalibrr, soal jenis pekerjaan yang diminati dan sesuai dengan kriteria dari para pencari kerja. Sebaliknya, perusahaan yang sudah bermitra dengan Kalibrr, bisa mendapatkan calon pekerja yang sesuai dengan kriteria dan spesifikasi yang diharapkan. "Jadi tujuan kami adalah untuk membantu proses rekrutmen dan membantu perusahaan, maupun negara untuk mencapai kesuksesan," katanya, Rabu (27/2/2019). Supaya hasil yang diinginkan positif, yakni pencari kerja berpeluang mendapatkan pekerjaan dan sebaliknya perusahaan mendapat pekerja idaman, Kalibrr mensyaratkan pencari kerja mengisi identitas diri yang lengkap seperti yang ada di daftar riwayat hidup.
Setelah semua data terisi, lantas secara otomatis bakal muncul posisi dan perusahaan yang cocok dengan kriteria daftar riwayat hidup kandidat. Ia mengklaim, jumlah pencari kerja yang dipanggil untuk proses selanjutnya, yakni wawancara sekarang ini minimal sudah 74 persen. Melihat cara kerja dari Kalibrr, banyak perusahaan yang sudah bermitra dengan perusahaan tersebut. Saat ini, kata Permata, pihaknya sudah menggandeng lebih dari 500 mitra. Sebut saja Bank Mandiri, BNI, BCA, Bank Permata, Home Credit, Gojek, Shopee, Lazada, Tokopedia, Unilever dan masih banyak lainnya. Pendapatan Kalibrr sendiri berasal dari iklan lowongan kerja dari perusahaan yang bersangkutan. Tarifnya tergantung dari klasifikasi perusahaan. Seperti level start up hingga korporasi besar. Sayang, Permata tidak merinci target pendapatan Kalibrr tahun ini termasuk periode sebelumnya.

Pelabuhan Kuala Tanjung Bakal Tekan Biaya Logistik.

Hari Kemerdekaan RI ke 72



Liputan6.com, Jakarta - Pelabuhan Kuala Tanjung di Sumatera Utara akan diresmikan pada bulan ini. Keberadaan pelabuhan tersebut diharapkan membantu menekan biaya logistik dan menurunkan harga barang-barang khususnya di wilayah Sumatera.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, dengan kedalaman yang mencapai 16-17 meter Low Water Spring (LWS), Pelabuhan Kuala Tanjung bisa disandari kapal-kapal besar. Oleh sebab itu, pengoperasian pelabuhan diharapkan mampu menekan biaya logistik sehingga terciptanya efisiensi.
"Dengan penurunan biaya logistik nantinya bisa berdampak pada penurunan harga barang-barang sekitar 35 persen-55 persen. Selain itu, di pelabuhan ini juga bisa disandari cruise yang mampu membawa 3.000-5.000 wisatawan yang bisa mendorong pariwisata Indonesia, khususnya di daerah Sumatera Utara,” ujar dia di Jakarta, Minggu (3/3/2019).
Saat ini, Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT)‎ telah dilengkapi dengan fasilitas kepelabuhanan yang lengkap dan modern dengan didukung sistem IT yang terintegrasi. Guna meningkatkan layanan kepada pengguna jasa dan meningkatkan kecepatan proses bongkar muat, KTMT akan dilayani Container Crane bertenaga listrik dengan kapasitas 45 Ton dan mampu meng-handle container dengan kapasitas 20 feet, 40 feet hingga 45 feet.
KTMT berkapasitas 600 ribu TEUs ini juga dilengkapi dengan dermaga 500x60 m, trestle sepanjang 2,8 km untuk empat jalur truk selebar 18,5 m serta dilengkapi rak pipa 4 line x 8 inch.
Selain itu, Terminal Multipurpose Kuala Tanjung juga didukung berbagai sarana dan prasarana infrastruktur bongkar muat modern dan canggih antara lain 3 unit Ship to Shore (STS) Crane, 8 unit Automated Rubber Tyred Gantry (ARTG) Crane, 21 unit truck terminal, dan 2 unit MHC serta Terminal Operating System (TOS) Peti Kemas maupun curah cair.
Pada tahap awal, KTMT yang dikelola oleh PT Prima Multi Terminal, perusahaan patungan antara Pelindo 1, PT Pembangunan Perumahan, dan PT Waskita Karya ini diharapkan bisa melayani ekspor hingga 600 kontainer setiap minggunya.
Telah ada sejumlah perusahaan berlokasi di KEK Sei Mangkei, diantaranya Unilever, Wilmar, PT Domas Agrointi Prima (Bakrie Group), Permata Hijau Group (PHG), dan P&G yang telah berkomitmen untuk melakukan ekspor dengan tujuan ke China, India, dan negara-negara di Asia melalui Pelabuhan Kuala Tanjung.
Pengiriman komoditas melalui Pelabuhan Kuala Tanjung menawarkan integrasi antara moda angkutan laut dan angkutan berbasis rel sehingga akan meningkatkan efisiensi serta menekan emisi karbon.
KTMT telah melakukan kegiatan ekspor perdana sebanyak 205 TEUs menggunakan Kapal Wan Hai 505 pada 27 Desember 2018. Kemudian pada 14 Februari 2019, KTMT melakukan kegiatan pengapalan ekspor yang membawa muatan 261 TEUs menggunakan Kapal Wan Hai 507. Komoditas ekspor berupa turunan CPO yang diangkut menggunakan Kapal milik Wan Hai Lines dengan ukuran panjang (LoA) 268 meter, berbobot 50.000 GT berkapasitas 4.500 TEUs yang melayani rute direct call intra Asia India menuju China.

Thursday, February 28, 2019

Jokowi dorong pengusaha mikro naik kelas.

Jokowi dorong pengusaha mikro naik kelas


KONTAN.CO.ID - GORONTALO. Presiden Joko Widodo mendorong pengusaha mikro untuk dapat naik kelas.
Hal itu diungkapkan saat memberikan sambutan penyaluran pembiayaan Ultra Mikro (UMi) di Pasar Sentral Gorontalo. Jokowi berharap program UMi dapat mendorong pengusaha naik kelas.
"Kita lakukan agar ekonomi kecil bisa tumbuh ke ekonomi menengah, bisa naik kelas," ujar Jokowi, Jumat (1/3).
Beberapa program telah diluncurkan untuk mendorongnya. Selain UMi, terdapat program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dan bank wakaf mikro yang membantu perekonomian mikro.
Jokowi yakin, pengusaha kecil yang mendapat pinjaman akan ada yang mampu naik kelas. Pembiayaan skala mikro merupakan awal bagi pengusaha untuk mengembangkan usaha.
"Semua harus dimulai dari kecil tidak ujug-ujug langsung gede," terang Jokowi.
Pinjaman mikro tersebut diharapkan dapat meningkatkan penjualan dari pengusaha. Guna mencapai hal tersebut Jokowi meminta pelaku usaha untuk melakukan penghitungan secara detil.
Pada cara tersebut Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Hadapi Revolusi Industri 4.0, Pemerintah Gandeng Swasta Tingkatkan Kualitas SDM.




Bisnis.com, JAKARTA --  Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan bahwa guna menghadapi hadirnya era Revolusi Industri 4.0 sekaligus disrupsi ekonomi, pemerintah gencar mengajak kolaborasi swasta untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Tanah Air. Pasalnya, kehadiran Revolusi Industri 4.0 sekaligus perkembangan digitalisasi ekonomi dalam skala nasional tidak hanya memunculkan banyak peluang, tetapi juga tantangan dan disrupsi dalam tatanan pasar tenaga kerja. 
Deputi Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Kemenko Perekonomian, Mohammad Rudy Salahuddin mengatakan perkembangan artificial intelligence yang dapat menggantikan pekerjaan manusia, menjadi tantangan tersendiri yang perlu segera ditangani dengan melaksanakan program-program peningkatan kualitas SDM. 
"Saat ini, pemerintah tidak lagi bertindak sebagai regulator, namun akan lebih berfungsi sebagai fasilitator dan akselerator," ujarnya melalui keterangan resmi," Rabu (27/2). Oleh sebab itu, pemerintah terus gencar meningkatkan kualitas SDM melalui  kolaborasi dengan pihak swasta yang direalisasikan dengan penandatanganan nota kesepahaman Program Kemitraan Ekonomi Umat dan pemberdayaan Usaha, Kecil, dan Menengah oleh Kemenko Perekonomian dengan Kamar Dagang Indonesia (KADIN) dan tiga start-up unicorn, seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Gojek. 
Penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dilakukan dalam acara KADIN Entrepreneurship Forum 2019 yang mengangkat tema 'Boosting Indonesia’s Entrepreneurial in Disruptive Economy Era' di Satoo Garden, Shangri-La Hotel Jakarta, Rabu (27/2).
Menurut Rudy Salahuddin, dukungan terhadap perbaikan kualitas SDM ini akan berimplikasi pada perkembangan ekonomi digital yang juga diyakini dapat mendorong terwujudnya inklusivitas. "Berkembangnya aplikasi on demand dan marketplace misalnya, memiliki kontribusi besar untuk mengurangi angka pengangguran, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan inklusivitas keuangan," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum KADIN Indonesia Rosan P. Roeslani terus mendorong agar para pengusaha untuk cepat beradaptasi dengan kondisi yang ada saat ininagar usaha yang dijalankan tetap berlangsung dan tidak tergilas oleh perubahan cepat dari ekonomi digital. “Bertumpu kepada potensi yang ada, pengusaha harus selalu melakukan antisipasi terhadap tren perubahan yang akan terjadi, mengembangkan inovasi-inovasi baru dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, dan melakukan kolaborasi agar bisnis yang dijalankan menjadi lebih efektif dan efisien,” ujarnya. 
VP Government Relations GOJEK Damar Juniarto menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk melatih puluhan ribu UMKM, baik di kota-kota besar maupun seluruh Indonesia terkait dengan dasar-dasar pengetahuan manajemen bisnis di era digital dengan memanfaatkan teknologi agar menjadi wirausaha yang lebih kompeten, produktif dan kompetitif. Menurutnya program GOJEK Wirausaha #GerakanOnlineNusantara memiliki keistimewaan yaitu memberikan akses langsung kepada para UMKM yang sudah mengikuti pelatihan untuk masuk ke ekonomi digital lewat platform GOJEK, antara lain GO-FOOD, GO-PAY serta Arisan Mapan. 
Menurutnya tantangan utama bagi pelaku UMKM di Indonesia pada era digital saat ini adalah akses dan pengetahuan terhadap penggunaan teknologi secara optimal yang dapat membantu mereka mengembangkan bisnis, meningkatkan keterampilan untuk bersaing dan menjangkau pasar yang lebih luas. "Program GOJEK Wirausaha #GerakanOnlineNusantara adalah wadah bagi pelaku UMKM untuk berinovasi melalui teknologi sehingga meningkatkan daya saing mereka di era digital,” tutup Damar.

Menko Darmin Pastikan KUR Tak Perlu Agunan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (22/1/2019).


TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memastikan, untuk mendapatkan Kredit Usaha Rakyat, nasabah tidak perlu memberikan jaminan kepada bank.
Hal ini dilakukan untuk memudahkan debitur untuk mendapatkan modal usahanya.
“ KUR itu tidak wajib agunan tambahan. Asal tanahnya jelas, sewa apa milik sendiri," ujar Darmin di Pondok Pesantren Miftahul Huda di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (27/2/2019).
Meski begitu, Darmin tak menampik bahwa ada bank yang masih meminta agunan saat menerima pengajuan kredit. Hal ini dilakukan semata antisipasi jika nantinya terjadi kredit macet.
"Jadi kalau ada petugas Bank yang mensyaratkan sertifikat tanah atau rumah sebagai agunan, itu hanya pikirannya si petugas Bank, kita pahamlah, tentu dia ingin lebih aman. Tapi itu sebenarnya tidak diwajibkan," kata Darmin.
Di sisi lain, pemerintah juga mempermudah masyarakat mendapatkan sertifikat tanah. Tahun lalu, lebih dari 7 juta lahan telah disertifikasi.
Tahun ini, pemerintah menargetkan 9 juta lahan. Dengan demikian, dalam waktu 2 himgga 3 tahun ke depan, seluruh masyarakat punya tanah bersertifikat.
Sertifikat tersebut, kata Darmin, bisa diagunkan ke bank untuk permintaan KUR.
“Yang penting Anda benar-benar punya usaha, dan berniat modalnya untuk mengembangkan usaha, bukan buat belanja konsumtif," kata Darmin.
Darmin juga meminta perbankan untuk tidak mempersulit masyarakat mendapatkan pinjaman. Menurut dia, akan lebih efisien jika perbankan memberi kartu KUR untuk nasabah.
Metode ini sudah diterapkan beberapa bank. Dengan menggunakan kartu, pendaftarann lebih mudah karena sudah termuat informasi nasabah berikut kepemilikan usaha, baik sawah atau ternak yang dimiliki.
"Di kartu juga kelihatan kredit terakhir berapa, sudah lunas apa belum. Sehingga kalau mau pinjam buat 6 bulan lagi, selesai. Digesek, kemudian disalurkan lagi," kata Darmin.

Wednesday, February 27, 2019

Co-working Space Tumbuh Subur di Kawasan Pusat Bisnis.




Bisnis.com, JAKARTA - Konsep ruang kerja bersama atau coworking space menunjukkan tren yang meningkat, bahkan bisnis ini semakin gencar memasuki area pusat bisnis. Vice President Coldwell Banker Dani Indra Bhatara mengatakan coworking space cenderung lebih agresif memasuki gedung kantor, baik yang berdiri sendiri atau yang berada di kawasan mixed-use.
"Mereka [coworking space] sudah memilih lokasi yang prime, area central business district (CBD) karena mereka menyasar perusahaan yang ingin memilih lokasi yang baik, jadi mereka mengambil gedung-gedung dengan grade A," kata Dani kepada Bisnis, Rabu (27/2/2019). Dengan harga sewa gedung perkantoran di CBD yang sedikit pada 2019 ini, coworking space bisa memiliki bargain untuk mengambil gedung yang bagus dengan harga yang lebih murah, bahkan ada gedung perkantoran yang memberikan harga spesial untuk penyewa.
Dani mengatakan pertumbuhan coworking space memang mengalami sedikit pergeseran. Sebelumnya yang menyasar segmen komunitas tertentu, dengan menyewa gedung perkantoran, mereka bisa menyasar segmen yang lebih luas. Bahkan sudah banyak yang menggabungkan konsep coworking space dan virtual office. "Sekarang perkembangan ini sedikit bergeser. Coworking space ini bisa menyewa 2 lantai gedung perkantoran, bahkan ada yang menguasai banyak lantai dengan sistem satu lantainya bisa disewakan kepada perusahaan, tetapi perhitungannya tetap berdasarkan jumlah orang," jelas dia. Coworking space yang bertumbuh di gedung perkantoran juga semakin memudahkan perusahaan yang membutuhkan virtual office. Tanpa perlu memikirkan menyewa gedung, kelengkapan fasilitas kantor, dan interior ruangan, perusahaan yang ingin menyewa coworking space tinggal menghitung biaya sewa yang harus dikeluarkan setiap bulannya.

Saturday, February 23, 2019

Bizhare Targetkan Pendanaan Rp 40 Miliar Tahun Ini.

Ketua Kehormatan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), Anang Sukandar (kanan) menjadi pembicara dalam sebuah acara di Jakarta, Sabtu (23/2/2019).


JAKARTA, KOMPAS.com - CEO and Co-Founder Bizhare, Heinrinch Vincent mengatakan, pihaknya menargetkan bisa mendapat Rp 40 miliar dana segar untuk mendanai puluhan bidang usaha tahun ini.
Bizhare merupakan perusahaan rintisan (startup) yang bergerak di sektor equity crowdfunding
alias investasi urun dana.
"Target tahun ini Rp 40 miliar. Kami sedang mencari usaha yang kualitasnya bagus (untuk didanai)," kata Vincent ditemui di Jakarta Pusat, Sabtu (23/2/2019).
Vincent menerangkan, pihaknya fokus untuk mendanai bisnis waralaba dan perusahaan konvensional yang telah berdiri lebih dari dua tahun. Bizhare, katanya, tahun ini berencana mendanai 80 bidang usaha.
Pasalnya, 2018 lalu Bizhare baru bisa menyalurkan investasi ke 12 gerai bisnis yang tersebar di beberapa daerah. Seperti di Jakarta, Bekasi, Bogor, Lampung, dan Surabaya. Tahun lalu, pendanaan yang berhasil dikumpulkan Bizhare senilai Rp 6,2 miliar.
"Tahun ini mendanai 80 bisnis. Total pendanaan yang bisa kami berikan per usaha itu sekitar seratusan juta sampai Rp 10 miliar," sebutnya.
Dia menjelaskan, pendanaan bisnis Bizhare tersebut berasal dari investor baik ritel maupun perorangan yang berinvestasi. Mereka yang menanamkan modal bisa lewat bizhare.id dengan nominal paling kecil Rp 5 juta.
"Dari investasi itu nantinya dikonversi menjadi saham di perusahaan yang diinvest. Ada dividen yang diberikan, ada per bulan, per tiga bulan, per enam bulan," paparnya.
Bizhare sudah aktif menjadi platform urun dana pada April 2018 silam. Kini investor yang telah berinvestasi sudah mencapai 400 orang.